Kamis, 31 Desember 2015

Keajaiban Pulau Ular di Bima NTB

Mungkin pulau ini masih asing untuk bagi Anda, akan tetapi Pulau Ular telah semakin dikenal dunia, itu dilihat dari banyaknya wisatawan lokal dan turis asing yang mengunjungi pulau itu.
Ada sebuah pulau kecil di bagian timur Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Indonesia atau tepatnya di Desa Pai Wera Sub. Pulau ini terletak dekat dengan daratan pulau Sumbawa hanya berjarak sekitar 400-500 m. Mungkin pulau ini masih asing untuk bagi Anda, akan tetapi pulau ular telah semakin dikenal dunia, itu dilihat dari banyaknya wisatawan lokal dan turis asing yang mengunjungi pulau itu.
Pulau Ular, begitulah masyarakat Bima biasa menyebutnya, mungkin karena pulau ini hanya dihuni oleh sekelompok ular jinak yang tidak mengganggu penduduk. Yang menarik dari pulau ini adalah bukan karena jumlah ular atau tidak adanya manusia yang ingin tinggal di pulau yang memiliki luas sekitar area 500 m2 itu, akan tetapi lebih karena ular ini berbeda dengan ular pada yang ada di Daerah Bima. Pengunjung dapat menyaksikan Ular-ular yang biasanya tergantung di tebing, atau celah-celah yang menambah daya tarik dari pulau ini.
Pulau ini merupakan habitat populasi ular laut dengan kombinasi warna yang unik dari hitam dan putih dengan perak mengkilap. Ular yang jinak dan ramah kepada wisatawan yang mengunjunginya. Dilihat dari karakteristik fisik mereka, ular ini memang berbentuk seperti ular laut. ekor datar seperti ekor ikan, warnanya putih dan perak mengkilap hitam. Kulit ular terasa lebih seperti ikan kasar dan bersirip. Meskipun liar, mereka sangat jinak dan ramah kepada pengunjung. Saat dipegang mereka tidak menggigit atau memutar.
Pulau ini merupakan habitat populasi ular laut dengan kombinasi warna yang unik dari hitam dan putih dengan perak mengkilap. Ular yang jinak dan ramah kepada wisatawan yang mengunjunginya.
Di balik keindahan pulau ini tersimpan misteri atau mitos. Orang-orang di sekitar pulau mengatakan bahwa asal-usul pulau ini berasal dari sebuah kapal Belanda tua yang ingin datang ke bima dan orang-orang di sekitar mengutuk kapal ke sebuah pulau dan ular yang mendiami pulau ini termasuk ular imitasi yang tugasnya adalah untuk melindungi pulau. Dua pohon kamboja yang berada di atas pulau itu dikatakan sebagai pilar kapal Belanda. Ular ini tidak dapat dibawa kemana saja. Jika ada yang membawanya keluar dari daerah itu, ular itu akan segera kembali ke komunitas mereka lagi. Dan menurut mitos pula, jika seseorang berkunjung ke pulau ini dan memiliki banyak dosa, maka akan di gigit oleh ular.
Di Pulau Ular, wisatawan tak hanya dapat menikmati keindahan dan keunikan ular saja, namun pengunjung juga dapat menyaksikan keindahan pesona laut bima dan kemegahan gunung berapi pulau Sangiang yang selalu diselimuti kabut.
Lokasi Pulau Ular terletak di Desa Pai Wera Sub, kabupaten Bima, Nusa Tenggara barat, Indonesia. Pulau Ular dapat dicapai dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit dari kota Bima menggunakan transportasi darat.

FOTO FOTO PESONA PULAU ULAR DI BIMA NTB (pulau yang di isi oleh ular laut yang jinak)

Pulau Ular. Dari namanya saja sudah bisa ditebak pasti ada hubungannya dengan hewan melata yang menakutkan itu. Tapi tunggu dulu. Pulau ini sama sekali tidak menakutkan kok. Bahkan justru akan membuat anda ternganga karena keindahannya. Sebuah pulau kecil di wilayah Kabupaten Bima bagian timur, tepatnya di Kecamatan Wera Desa Pai. Pulau ini terletak dekat sekali dengan daratan Pulau Sumbawa hanya lebih kurang 400-500m.

[Foto] Pesona Pulau Ular Di Kabupaten Bima NTB


Ya, Pulau Ular demikian Orang Bima menyebutnya, karena mungkin pulau ini hanya dihuni oleh sekelompok ular-ular jinak yang tidak mengganggu penduduk. Yang menarik sebenarnya bukan karena banyaknya ular atau tidak adanya manusia yang mau tinggal di pulau yang kirakira seluas 500 m2 ini, tetapi lebih karena ular-ular ini berbeda dengan umumnya ular yang ada di Daerah Bima. Ular-ular ini mencari makanan di dalam laut dan beristirahat di atas pulau di antara celah-celah bebatuan atau bergelantungan pada tebing-tebing terjal, maka menambah daya tarik pulau ini.



Pulau ini merupakan habitat bagi populasi ular laut dengan keunikan warnanya putih silver dengan kombinasi hitam mengkilap. Ular-Ular ini jinak dan bersahabat dengan wisatawan yang mengunjunginya. Pulau ular dapat dijangkau dengan waktu tempuh sekitar 45 menit perjalanan dari Kota Bima menggunakan transportasi darat.

[Foto] Pesona Pulau Ular Di Kabupaten Bima NTB


Ular-ular di Pulau Ular tersebut menurut penduduk setempat merupakan jenis ular laut. Siapapun tahu bahwa ular laut termasuk ular yang sangat beracun. Dilihat dari ciri-ciri fisiknya, ular tersebut memang berbentuk seperti ular laut. ekornya pipih seperti ekor ikan, warnanya putih silver dan hitam mengkilat. Ketika dipegang tidak terasa licin sama sekali sebagaimana layaknya ular-ular di darat. Kulitnya lebih terasa kesat dan bersirip seperti ikan. Walau hidup liar, mereka sangat jinak dan ramah terhadap pengunjung. Ketika dipegang mereka sama sekali tidak menggigit atau melilit.

[Foto] Pesona Pulau Ular Di Kabupaten Bima NTB


[Foto] Pesona Pulau Ular Di Kabupaten Bima NTB

Mengunjungi obyek wisata “ Pulau Ular “ anda juga disuguhkan dengan keindahan pesona laut Bima. Dari pulau ini Gunung Api Sangiang tampak berdiri kokoh. Bagian puncaknya selalu diselimuti kabut.

Dalam legenda, Pulau ular merupakan jelmaan dari kapal Portugis yang terdampar di perairan Wera. Ular-ular tersebut adalah jelmaan para penumpang dan ABK Kapal. Sedangkan dua pohon Kamboja yang tumbuh di kedua sisi pulau itu merupakan jelmaan dari tiang-tiang kapal portugis.


Meskipun itu adalah legenda, namun Pulau Ular sudah semakin dikenal dunia. Banyak wisatawan lokal maupun asing yang berkunjung ke pulau ini. Pemerintah Daerah harus segera menata pulau ini, membangun fasilitas jalan, fasilitas semacam brugak-brugak di pinggir pantai Desa Pai untuk disewakan kepada pengunjung dan akan menjadi sumber PAD bagi Daerah.(kaskus)

Pesona bawah lautnya juga tak kalah indahnya lho. coba kita lihat gambar-gambar di bawah ini:

[Foto] Pesona Pulau Ular Di Kabupaten Bima NTB

[Foto] Pesona Pulau Ular Di Kabupaten Bima NTB

[Foto] Pesona Pulau Ular Di Kabupaten Bima NTB

5 Pulau di Indonesia Yang Penghuninya Bukan Manusia

5 Pulau di Indonesia Yang Penghuninya Bukan Manusia

UUZI21-Bagi para pecinta jalan-jalan yang bernyali, cobalah berkunjung ke 5 pulau di Indonesia ini. Di sana, ada alam yang masih perawan dengan satwa khas yang menjadi penghuni di tiap pulaunya, seperti monyet, ular laut, hingga kalong. Berani?
Indonesia punya 5 pulau yang menjadi habitat beberapa macam satwa. Pulau-pulau tersebut pun diberi nama sesuai dengan satwa yang menjadi penghuninya. Selain keunikannya sebagai rumah bagi para satwa, alamnya juga menarik untuk dijelajahi. Anda bisa trekking membelah hutannya hingga menyelami perairan yang sangat jernih.
Berikut 5 pulau di Indonesia yang dihuni oleh satwa:
Gambar 5 Pulau di Indonesia Ini Penghuninya Bukan Manusia! wisata ular Rinca pulau Kalong Indonesia Biawak Bekantan  072918 pulausatwa11
1. Pulau Rinca, NTT
Dengan waktu sekitar 2 jam perjalanan laut dari Labuan Bajo, Anda akan tiba di Pulau Rinca, Flores Barat, NTT. Mayoritas yang tinggal di pulau ini adalah komodo. Ada lebih banyak komodo di Pulau Rinca daripada di Pulau Komodo!
Trekking menjelajahi savana dan perbukitannya menjadi kegiatan favorit traveler di sana. Sebabnya, saat itulah Anda akan bertemu Sang Naga Purba yang sedang berjalan atau sekedar diam. Tidak sulit untuk menemukan komodo di pulau ini. Dari bukit hingga di pantainya, hewan ini bebas berkeliaran ke mana saja.
Peraturan penting di pulau ini adalah wisatawan harus terus bersama ranger atau pemandu. Jangan pernah jauh dan taati setiap peraturan yang diberikan ranger saat perjalanan. Selain itu, wanita yang sedang haid dilarang menginjakan kaki di pulau ini. Sebabnya, penciuman komodo sangat tajam dan berpotensi untuk menyerang. Hii!
Gambar 5 Pulau di Indonesia Ini Penghuninya Bukan Manusia! wisata ular Rinca pulau Kalong Indonesia Biawak Bekantan  073044 pulausatwa2
2. Pulau Biawak, Jawa Barat
Kalau NTT punya pulau berisi komodo, beda lagi dengan Pulau Biawak di Indramayu, Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, pulau ini menjadi habitat bagi banyak biawak. Dengan hutan bakau di tengah pulaunya, tak heran banyak biawak yang menempati pulai ini. Ukurannya pun beragam, ada yang kecil, sedang, hingga besar. Wuih!
Dari Pelabuhan Indramayu, dibutuhkan 4-5 jam untuk menuju pulau yang menjadi rumah bagi biawak ini. Anda akan melihat reptil ini berkeliaran di pinggir pantai, di tengah hutan, hingga di perairannya. Anda harus tetap waspada saat bertemu hewan ini, meski mereka tidak agresif. Anda harus waspada terhadap sabetan ekornya!
Pulau Biawak juga memiliki alam yang eksotis. Perairan yang jernih di sekitarnya akan menggoda Anda untuk menyelam. Berbagai macam ikan laut dan karang-karang cantik akan Anda temukan di bawah airnya. Tidak ada manusia yang tinggal di pulau ini, hanya ada beberapa pemandu setempat. Anda pun bisa menyewa bungalow untuk bermalam di sana. Berminat?
Gambar 5 Pulau di Indonesia Ini Penghuninya Bukan Manusia! wisata ular Rinca pulau Kalong Indonesia Biawak Bekantan  073102 pulausatwa31
3. Pulau Kembang, Kalimantan Selatan
Pulau Kembang terletak di tengah Sungai Barito, Banjarmasin, Kalsel. Meski berada di tengah sungai, pulau ini justru dihuni oleh ratusan monyet ekor panjang. Hutan rimbun dengan pepohonan tinggi menjulang menjadi rumah yang nyaman untuk satwa jenaka tersebut.
Dari pinggir dermaga, Anda akan melihat monyet-monyet yang sedang menunggu wisatawan datang. Memang, biasanya wisatawan yang datang ke sini selalu membawa makanan berupa pisang atau lainnya untuk hewan tesebut. Para monyet pun akan dengan sigap mengambil makanan dari tangan Anda. Monyet-monyet di sini tidak usil, tapi pastikan barang-barang berharga Anda tersimpan dengan benar di dalam tas.
Tingkah jenaka para monyet menjadi suguhan untuk wisatawan. Anda dapat melihat mereka yang sedang memanjat di pohon, menggendong anak, hingga bertengkar satu sama lain. Beberapa monyet pun akan memanjat ke bahu Anda. Akan tetapi, ada baiknya Anda tidak memasuki ke bagian hutan yang lebih dalam. Sebabnya, di sana lebih banyak monyet dan ukurannya pun lebih besar. Hii!
Gambar 5 Pulau di Indonesia Ini Penghuninya Bukan Manusia! wisata ular Rinca pulau Kalong Indonesia Biawak Bekantan  073124 pulausatwa41
4. Pulau Kalong, NTT
Selain Pulau Rinca dan Pulau Komodo, ada satu lagi pulau di NTT yang dihuni oleh satwa. Terletak sekitar satu jam dari Labuan Bajo, Pulau Kalong menjadi rumah bagi ribuan kalong. Mereka bergelantungan di tiap pohon-pohon di hutan bakaunya dan terbang bersamaan saat hari memasuki malam.
Ups, ternyata wisatawan dilarang masuk ke dalam pulau ini. Sebabnya, Pulau Kalong juga menjadi rumah bagi banyak ular phyton atau sanca. Masyarakat setempat pun tidak ada yang berani masuk ke pulau ini. Meraka percaya, jika sekali masuk ke dalam pulau ini, maka akan sulit untuk keluar kembali.
Meski demikian, pulau ini juga mencuri hati traveler. Pukul 18.00-19.00 WITA adalah waktu yang terbaik untuk berhenti di depan pulaunya. Dari sana, ada ribuan kelelawar yang keluar dari pulaunya untuk menuju Pulau Flores. Pemandangan langit senja berwarna oranye dihiasi oleh kelelawar pun akan membuat siapa saja terkesima. Anda seolah sedang berada di sarang Batman!
Gambar 5 Pulau di Indonesia Ini Penghuninya Bukan Manusia! wisata ular Rinca pulau Kalong Indonesia Biawak Bekantan  073132 pulausatwa51
5. Pulau Ular, NTB
Sesuai dengan namanya, pulau ini dipenuhi ratusan bahkan ribuan ular laut. Bayangkan saja, di pulau ini masih terdapat ratusan ular yang hidup di alam bebas tanpa pengamanan apapun!
Jangan takut! Konon, ular-ular di pulau ini sangatlah jinak. Tidak pernah sekali pun ada wisatawan yang terluka karena ular-ular di pulau ini. Ular-ular yang mendiami pulau ini sangat unik dan bersahabat dengan wisatawan. Tentu, berwisata ke pulau ini akan sangat menegangkan sekaligus menyenangkan.
Pulau Ular termasuk dalam daerah Pantai Oi Caba, NTB. Pulau ini pun menjadi daya tarik bagi wisatawan. Di sini traveler bisa memegang, berfoto, dan bermain dengan ratusan bahkan ribuan ular yang hidup di pulau ini. Kulitnya yang berwarna putih, perak dan hitam terlihat mengkilap karena tertimpa cahaya matahari. Berani?
Kelima pulau tersebut dapat menjadi destinasi perjalanan Anda selanjutnya. Ada rasa penasaran, eksotisme alam yang masih perawan, hingga jantung yang berdetak kencang saat melihat satwa tersebut dari dekat.

Jumat, 04 Desember 2015

Daftar Pulau-pulau di Indonesia terlengkap dan terbaru



Sumatera
Aceh
  • Pulau Babi
  • Pulau Bangkaru
  • Pulau Breueh
  • Pulau Kayee
  • Pulau Lasia
  • Pulau Nasi
  • Pulau Panyang
  • Pulau Pasi
  • Pulau Peunasue
  • Pulau Penasi
  • Pulau Raya
  • Pulau Reusam
  • Pulau Rondo
  • Pulau Rusa
  • Pulau Salaut Besar
  • Pulau Sembilan
  • Pulau Sembilan
  • Pulau Seumut
  • Pulau Simeulue
  • Pulau Simeuleu ceut
  • Pulau Tapah
  • Pulau Trumon
  • Pulau Tuangku
  • Pulau Tulo
  • Pulau Weh 
Kepulauan Bangka Belitung
  • Pulau Aur
  • Pulau Babi, Bangka Belitung
  • Pulau Bakau
  • Pulau Bangka
  • Pulau Belitung
  • Pulau Gersik
  • Pulau Kalangbau
  • Pulau Kelemar
  • Pulau Kuil
  • Pulau Lepar
  • Pulau Nasik
  • Pulau Panjang
  • Pulau Pongok
  • Pulau Semujur
  • Pulau Tujuh
  • pulau nangka
  • pulau ketawai
  • pulau gusung asam
  • pulau mendanau
  • pulau memperak
  • pulau buku limau
  • pulau nado
  • pulau lengkuas
 Bengkulu 
  • Pulau Enggano
  • Pulau Mega
Jambi
Lampung
  • Pulau Anak Krakatau
  • Pulau Batu Kecil
  • Pulau Legundi
  • Pulau Panjang
  • Pulau Pasaran
  • Pulau Rakata
  • Pulau Rakata Kecil
  • Pulau Sebesi
  • Pulau Sebuku
  • Pulau Sertung
  • Pulau Tabuan
 Riau
  • Pulau Bengkalis
  • Pulau Kundur
  • Pulau Padang
  • Pulau Rangsang
  • Pulau Rupat
  • Pulau Jemur
Kepulauan Riau
  • Kepulauan Anambas
  • Kepulauan Badas
  • Kepulauan Karimun
  • Kepulauan Lingga
  • Kepulauan Natuna
  • Kepulauan Natuna Besar
  • Kepulauan Natuna Selatan
  • Kepulauan Riau
  • Kepulauan Tambelan
  • Pulau Abang
  • Pulau Abang Besar
  • Pulau Bakong atau Pulau Bakung
  • Pulau Batam
  • Pulau Batang
  • Pulau Batu Berhanti
  • Pulau Belat
  • Pulau Benuwa atau Pulau Benua
  • Pulau Bintan
  • Pulau Buaya
  • Pulau Bugi
  • Pulau Bulan
  • Pulau Bunguran
  • Pulau Buru
  • Pulau Damar
  • Pulau Combol
  • Pulau Dompak
  • Pulau Galang
  • Pulau Iyu Kecil
  • Pulau Jemaja
  • Pulau Karimun
  • Pulau Karimun Kecil atau Pulau Anak Karimun
  • Pulau Kelapa Jernih
  • Pulau Kepala
  • Pulau Kundur
  • Pulau Lagong
  • Pulau Lalang
  • Pulau Laut
  • Pulau Lingga
  • Pulau Mangkai
  • Pulau Mapor
  • Pulau Matak
  • Pulau Mendarik
  • Pulau Mesawak
  • Pulau Midai
  • Pulau Mubur
  • Pulau Murih
  • Pulau Nanas
  • Pulau Nipa atau Pulau Nipah
  • Pulau Nongsa
  • Pulau Panjang
  • Pulau Papan
  • Pulau Parit
  • Pulau Pejantan
  • Pulau Pelampong
  • Pulau Pengibu
  • Pulau Penyengat
  • Pulau Pinang Seribu
  • Pulau Posik
  • Pulau Raiba
  • Pulau Rempang
  • Pulau Sambu
  • Pulau Sebangka
  • Pulau Sebetul
  • Pulau Sekatung
  • Pulau Selayar
  • Pulau Semiun
  • Pulau Sentut
  • Pulau Senua
  • Pulau Serak
  • Pulau Serasa
  • Pulau Singkep
  • Pulau Subi
  • Pulau Subi Kecil
  • Pulau Tambelan Besar
  • Pulau Tarempa atau Pulau Tarempah
  • Pulau Temiyang atau Pulau Temiang
  • Pulau Timau
  • Pulau Tokong Belayar
  • Pulau Tokong Iyu
  • Pulau Tokong Malang Biru
  • Pulau Tokong Nanas
  • Pulau Tokong Piramida
  • Pulau Tokongboro
  • Pulau Uwi
Sumatera Utara
  • Pulau Bojo
  • Kepulauan Hinako
  • Pulau Musala
  • Pulau Nias
  • Pulau Pangururan
  • Pulau Pini
  • Pulau Tanabala
  • Pulau Tanahmasa
  • Pulau Telo
  • Pulau Samosir
  • Pulau Berhala
  • Pulau Pandang
  • Pulau Salahnama
Sumatera Selatan
Sumatera Barat
  • Pulau Karangmanjat
  • Pulau Masokut
  • Pulau Pagai Selatan
  • Pulau Pagai Utara
  • Pulau Sandin
  • Pulau Siberut
  • Pulau Siduamata
  • Pulau Tinopo
Maluku
  • Pulau Ambelau
  • Pulau Ambon
  • Pulau Boana
  • Pulau Buru
  • Pulau Damar
  • Pulau Geser
  • Pulau Haruk
  • Kepulauan Babar
    • Pulau Babar
    • Pulau Dai
    • Pulau Marsela
    • Pulau Wetan
  • Kepulauan Kai
    • Pulau Kai Besar
    • Pulau Kai Kecil
  • Kepulauan Aru
    • Pulau Enu
    • Pulau Jin
    • Pulau Kobror
    • Pulau Kola
    • Pulau Maikoor
    • Pulau Penambulan
    • Pulau Penjuring
    • Pulau Ujir
  • Kepulauan Leti
    • Pulau Lakor
    • Pulau Leti
    • Pulau Moa
  • Kepulauan Tanimbar
    • Pulau Fordate
    • Pulau Larat
    • Pulau Molu
    • Pulau Nuswotar
    • Pulau Selaru
    • Pulau Selur
    • Pulau Sera
    • Pulau Wuliaru
    • Pulau Yamdena
  • Kepulauan Seram laut
    • Pulau Gorong
    • Pulau Manawoka
    • Pulau Panjang
  • Kepulauan Sermata
    • Pulau Kapala
    • Pulau Luang
    • Pulau Sermata
  • Kepulauan Tayandu
    • Pulau Kaimeer
    • Pulau Kur
    • Pulau Walir
  • Kepulauan Watubela
    • Pulau Kasiui
    • Pulau Tioor
  • Pulau Kisar
  • Pulau Liran
  • Pulau Manipa
  • Pulau Manuk
  • Pulau Moaror
  • Pulau Panjang
  • Pulau Romang
  • Pulau Seram
  • Pulau Serua
  • Pulau Terbang Selatan
  • Pulau Terbang Utara
  • Pulau Safa Renyut
Maluku Utara
  • Kepulauan Aru
  • Pulau Bisa
  • Kepulauan Babar
  • Pulau Bacan
  • Pulau Dagasuli
  • Pulau Dai
  • Pulau Damar
  • Pulau Failonga
  • Pulau Gebe
  • Pulau Halmahera
  • Pulau Hasil
  • Pulau Inggelang
  • Pulau Jarongan
  • Pulau Kahatola
  • Pulau Kasiruta
  • Pulau Kayoa
  • Kepulauan Leti
  • Pulau Lifamatola
  • Pulau Makian
  • Pulau Malamala
  • Pulau Mandioli
  • Pulau Mangole
  • Pulau Mare
  • Pulau Moti
  • Pulau Morotai
  • Pulau Muar
  • Pulau Muara
  • Kepulauan Obi
  • Pulau Obilatu
  • Pulau Pisang
  • Pulau Sanana
  • Pulau Saparua
  • Pulau Sayafi
  • Pulau Seram
  • Kepulauan Sula
  • Pulau Taliabo
  • Pulau Tanet
  • Kepulauan Tanimbar
  • Pulau Tapat
  • Pulau Ternate
  • Pulau Tidore
  • Pulau Tubalai
  • Pulau Uta
  • Pulau Wetar
Jawa
Jawa Tengah
  • Kepulauan Karimunjawa(Kabupaten Jepara)
    • Pulau Karimunjawa
    • Pulau Kemujan
    • Pulau Parang
    • Pulau Nyamuk
    • Pulau Genting
    • Pulau Bengkoang
    • Pulau Geleang
    • Pulau Kembar
    • Pulau Kumbang
    • Pulau Katang
    • Pulau Krakal Kecil
    • Pulau Krakal Besar
    • Pulau Menjangan Besar
    • Pulau Menjangan Kecil
    • Pulau Cemara Besar
    • Pulau Cemara Kecil
    • Pulau Burung
    • Pulau Sintok
    • Pulau Mrican
    • Pulau Tengah
    • Pulau Pinggir
    • Pulau Cilik
    • Pulau Gundul
    • Pulau Seruni
    • Pulau Tambangan
    • Pulau Cendekian
    • Pulau Mencawakan atau Pulau Menyawakan
  • Pulau Mondoliko, (Kabupaten Jepara)
  • Pulau Marongan, (Kabupaten Rembang)
  • Pulau Gede, (Kabupaten Rembang)
  • Pulau Karang Gosong, (Kabupaten Rembang)
  • Pulau Karang Bapang, (Kabupaten Batang)
  • Pulau Nusa Kambangan, (Kabupaten Cilacap)
Jawa Timur
  • Pulau Bawean, (Kabupaten Gresik)
  • Pulau Iyang
  • Pulau Madura, (Jawa Timur)
  • Pulau Masalembu
  • Pulau Puteri
  • Pulau Raas
  • Pulau Raja
  • Pulau Sapudi
  • Kepulauan Kangean (Kabupaten Sumenep)
    • Pulau Kangean
    • Pulau Paliat
    • Pulau Sabunting
    • Pulau Sapanjang
    • Pulau Saubi
Jawa Barat
  • Pulau Manuk, (Jawa Barat)
  • Kepulauan Biawak, (Kabupaten Indramayu, Jawa Barat)
    • Pulau Biawak
    • Pulau Rakit
    • Pulau Candikian
    • Pulau Gosong
DKI Jakarta
  • Kepulauan Seribu
    • Pulau Kahyangan
    • Pulau Pabelokan
    • Pulau Bidadari
    • Pulau Onrust
    • Pulau Edam
    • Pulau Kelor
    • Pulau Rambut
    • Pulau Ayer
    • Pulau Puteri
    • Pulau Matahari
    • Pulau Sepa
    • Pulau Pantara Barat dan Pulau Pantara Timur
    • Pulau Bira Besar
    • Pulau Kotok
    • Pulau Pelangi
    • Pulau Papa Theo
    • Pulau Laki
    • Pulau Pamagaran
    • Pulau Sabira
    • Pulau Saktu dan Pulau Penike
    • Pulau Kotok
    • Pulau Papa Theo
    • Pulau Peniki
    • Pulau Matahari
    • Pulau Gosonglaga
    • Pulau Sepa
    • Pulau Kelapa
    • Pulau Harapan
    • Pulau Untung Jawa
    • Pulau Tidung
    • Pulau Pari
    • Pulau Panggang
Banten
  • Pulau Panjang
  • Pulau Sangiang
  • Pulau Cangkir
  • Pulau Pamujan Kecil
  • Pulau Pamujan Besar
  • Pulau Kubur
  • Pulau Kamanisan
  • Pulau Tanjungbaju
  • Pulau Kali
  • Pulau Salira
  • Pulau Merak atau Pulau Merak Besar
  • Pulau Merak Kecil
  • Pulau Panaitan
  • Pulau Peucang
  • Pulau Handeuleum
  • Pulau Tampurung
Daerah Istimewa Yogyakarta
Nusa Tenggara
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
  • Pulau Adonara
  • Pulau Alor
  • Pulau Babi, Flores
  • Pulau Besar
  • Pulau Bidadari (Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur)
  • Pulau Ende
  • Pulau Flores
  • Pulau Komodo
  • Pulau Lombien (Pulau Lembata)
  • Pulau Mules
  • Pulau Ndana
  • Pulau Pakse
  • Pulau Palue
  • Pulau Pamana
  • Pulau Pamana Besar
  • Pulau Pantar
  • Pulau Rinca
  • Pulau Rote
  • Pulau Semua
  • Pulau Sawu
  • Pulau Solor
  • Pulau Sumba
  • Pulau Timor
Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Pulau Buwan
  • Pulau Gelam
  • Pulau Panembangan
  • Pulau Pelapis
  • Pulau Pengki
  • Kepulauan Karimata
    • Pulau Karimata
    • Pulau Serutu
    • Pulau Surunggading
    • Pulau Bulu
  • Pulau Lemukutan
  • Pulau Teluk Air
  • Pulau Temaju
Kalimantan Selatan
  • Pulau Jatisari
  • Pulau Kadapang
  • Pulau Kalambau
  • Pulau Karamaian
  • Pulau Laut
  • Pulau Moresa
  • Pulau Sebuku
  • Pulau Sakambing
  • Pulau Kembang
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
  • Pulau Bilang-bilangan
  • Pulau Bunyu
  • Pulau Derawan
  • Pulau Kakaban
  • Pulau Nunukan
  • Pulau Panjang
  • Pulau Sabakkatan
  • Pulau Sangalaki
  • Pulau Sebatik
  • Pulau Semama
  • Pulau Tarakan
  • Pulau Tanjung Buaya
  • Pulau Terentang
Sulawesi
Gorontalo
  • Pulau Otangale
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
  • Pulau Bonerate
  • Pulau Kalao
  • Pulau Kalaotoa
  • Pulau Kayuadi
  • Pulau Pasi
  • Pulau Selayar
  • Pulau Tanah Jampea
  • Pulau Tanakeke
Sulawesi Tengah
  • Kepulauan Banggai
    • Pulau Banggai
    • Pulau Bengkulu
    • Pulau Labobo
    • Pulau Paleng
    • Pulau Salue Besar
    • Pulau Salue Kecil
    • Pulau Timpaus
  • Kepulauan Togian
    • Pulau Bagian
    • Pulau Patudaka
    • Pulau Poat
    • Pulau Togian
    • Pulau Waleabahi
  • Pulau Jna Uma
  • Pulau Menui
Sulawesi Tenggara
  • Pulau Anano
  • Pulau Bahubulu
  • Pulau Bakealu
  • Pulau Batuala
  • Pulau Bawulu
  • Pulau Bokori
  • Pulau Buaya
  • Pulau Buton
  • Pulau Damalawa
  • Pulau Hari
  • Pulau Kabaena
  • Pulau Kadatua
  • Pulau Kaholifano
  • Pulau Karame
  • Pulau Kawi-Kawi
  • Pulau Labangke
  • Pulau Labasina Kecil
  • Pulau Langee
  • Pulau Lemo
  • Pulau Lentea
  • Pulau Lua Cempedak
  • Pulau Makassar
  • Pulau Manai
  • Pulau Maniang
  • Pulau Masaloka
  • Pulau Muna
  • Pulau Padamarang
  • Pulau Pisang
  • Pulau Runduma
  • Pulau Sagori
  • Pulau Saponda Barat
  • Pulau Saponda Laut
  • Pulau Siompu
  • Pulau Tambako
  • Pulau Telaga Besar
  • Pulau Telaga Kecil
  • Pulau Tobea Besar
  • Pulau Tobea Kecil
  • Kepulauan Tukang besi
    • Pulau Binongko
    • Pulau Hoga
    • Pulau Kaledupa
    • Pulau Kapota
    • Pulau Tomia
    • Pulau Wangi-Wangi (Wanci)
  • Pulau Runduma
  • Kepulauan Tiworo
    • Pulau Balu
    • Pulau Bero
    • Pulau Gola
    • Pulau Katela
    • Pulau Kayu Angin
    • Pulau Maginti
    • Pulau Maloang
    • Pulau Mandi
    • Pulau Rangku
    • Pulau Tabuang
  • Pulau Wakiwolu
  • Pulau Waitonga Selatan
  • Pulau Wowoni
Sulawesi Utara
  • Pulau Anda
  • Pulau Ariagai
  • Pulau Armadures
  • Pulau Batunderang
  • Pulau Bengdarat
  • Pulau Biaro
  • Pulau Bukide
  • Pulau Buang
  • Pulau Bunaken
  • Pulau Dalam
  • Pulau Dumarchen
  • Pulau Kabaruan
  • Pulau Kamalusu
  • Pulau Kabaruan
  • Pulau Karakelang
  • Pulau Kawio
  • Pulau Lembe
  • Pulau Lipang
  • Pulau Mamanuk
  • Pulau Manadotua
  • Pulau Mantehage
  • Pulau Miangas
  • Pulau Meares
  • Pulau Mekonane
  • Pulau Pahepa
  • Pulau Pasige
  • Pulau Ruang
  • Pulau Salibabu
  • Pulau Sangihe
  • Pulau Sangir
  • Pulau Siau
  • Pulau Tehang
  • Pulau Tahulandang
  • Pulau Talisei
Papua Barat
  • Pulau Adi
  • Pulau Aiduma
  • Kepulauan Ayu
  • Pulau Batanta
  • Pulau Daram
  • Pulau Fam
  • Pulau Gag
  • Pulau Gam
  • Pulau Karas
  • Pulau Kofiau
  • Kepulauan Mapia
  • Pulau Maswaar
  • Pulau Misol
  • Pulau Rumberpon
  • Pulau Sabuda
  • Pulau Salawati
  • Pulau Sayang
  • Pulau Semai
  • Pulau Waigeo
  • Pulau War
  • Pulau Wayang
Papua
  • Pulau Biak
  • Pulau Dolak (Yos Sudarso)
  • Pulau Komoran
  • Pulau Num (Miosnum)
  • Pulau Numfor
  • Pulau Room
  • Pulau Supiori
  • Pulau Wakde
  • Pulau Witau
  • Pulau Yamna
  • Pulau Yapen

Catatan : 

  • Masih banyak lagi pulau di Indonesia baik yang sudah diberi nama dan dihuni maupun yang belum diberi nama dan belum dihuni oleh orang Indonesia sehingga kerapkali terjadi perebutan pulau antara Indonesia dengan negara-negara tetangga dengan tajuk persengketaan batas negara.
  • Jumlah pulau yang begitu banyak menyebabkan adanya nama pulau yang sama.
  • Pulau Ligitan kini milik Malaysia dan disahkan oleh International Court of Justice.
  • Pulau Sipadan kini milik Malaysia dan disahkan oleh International Court of Justice.